Minggu, 25 Desember 2016

Empat ABK KRI Layang 635 Hilang, TNI AL Tambah Armada Untuk Pencarian

Sabtu malam Panglima Armada Timur Pangarmati Laksda Darwanto memimpin pembahasan pencarian 4 Anak Buah Kapal atau (ABK) KRI Layang 635 yang hilang, keempatnya dilaporkan hilang sejak tanggal 14 Desember 2016
KRI Layang 635
Sabtu malam Panglima Armada Timur Pangarmatim Laksda Darwanto memimpin pembahasan pencarian 4 Anak Buah Kapal atau (ABK) KRI Layang 635 yang hilang, keempatnya dilaporkan hilang sejak tanggal 14 Desember 2016.

Saat itu KRI Layang sedang mencegat kapal FB Nurhana di perairan Zona Ekonomi Eksklusif atau ZEE Indonesia. Kapal ikan berbendera Filipina tersebut kemudian digiring menuju pangkalan Angkatan Laut Melonguane Talaud, 4 ABK KRI Layang di tugaskan mengawal di atas kapal FB Nurhana dengan persenjataan lengkap namun diduga karena cuaca buruk kapal Filipina tersebut hilang kontak. Hingga saat ini 2 kapal perang dan 2 pesawat dilibatkan dalam pencarian namun belum ada titik terang.

"setelah diadakan pemeriksaan kemudian kapal itu dikawal jadi krunya mereka itu di pindahkan ke kapal kita sebanyak 21 orang kemudian yang  tinggal di kapal itu sendiri 3 orang kemudian kita menempatkan tim kawal kita 4 orang tadinya di dalam perjalanan aman-aman lancar kemudian pada saat cuaca buruk terjadilah hilang kontak" ujar Laksda Darwanto Panglima Armada Timur

Rapat pembahasan pencarian ini turut dihadiri oleh Laksda Supartono yang juga Kepala Lembaga Pengembangan Pendidikan dan Penjaminan Mutu Universitas Pertahanan atau UNHAN. Laksda Supartono adalah orang tua dari salah satu ABK KRI Layang yang hilang yakni Letda Laut Faisal Dwi A.R.

"sebagai orang tua saya ikut prihatin dan selalu berdoa berharap mudah-mudahan anak saya ini bisa ditemukan dengan kondisi selamat dan masih hidup dan saya juga sebagai Angkatan Laut TNI AL tugas itu adalah tugas yang mulia" ucap Laksda Supartono Ayah Salah satu ABK yang hilang

Menurut Laksda Supartono putranya selalu memberi kabar via SMS atau telepon setiap kali akan bertugas, kabar terakhir sebelum berangkat ke daerah operasi pada tanggal 11 Desember, Faisal sempat mengirim pesan kepada ibu dan istrinya yang berada di Jakarta.

TNI Angkatan Laut terus melakukan pencarian terhadap anggotanya yang hilang sejak 14 Desember lalu, Pemerintah telah meminta bantuan Filipina untuk melakukan pencarian di wilayah perairannya. Selain menyisir di arah tenggara perairan Talaud pihak TNI Angkatan Laut juga melakukan pencarian di sekitar perbatasan Republik Indonesia (RI) dengan Filipina untuk mengantisipasi kemungkinan kapal sudah berada di wilayah perairan Filipina TNI telah menyurati angkatan Laut Filipina untuk membantu pencarian di wilayah perairan mereka. Anak Buah Kapal (ABK) KRI Layang 635 hilang kontak saat bertugas mengawal kapal Filipina yang di tangkap di perairan Indonesia mereka terdiri dari 1 Perwira, 1 Bintara dan 2 Tamtama sementara itu 21 nelayan warga negara Filipina saat ini diamankan di pangkalan TNI Angkatan Laut Bitung.

Inilah nama keempat ABK KRI Layang 635 yang hilang :
  1. Letda Laut Faisal Dwi A.R. (Jakarta)
  2. Serda Mes Rizky Dwi Z (Surabaya)
  3. KLK Amo Dian Mahendra (Gresik)
  4. KLD Isy Badnur Rohim (Madura)

1 komentar:

  1. SAYA SEKELUARGA INGIN MENGUCAPKAN BANYAK TERIMAH KASIH KEPADA AKI NAWE BERKAT BANTUANYA SEMUA HUTANG HUTANG SAYA SUDAH PADA LUNAS SEMUA BAHKAN SEKARAN SAYA SUDAH BISA BUKA TOKO SENDIRI,ITU SEMUA ATAS BANTUAN AKI YG TELAH MEMBERIKAN ANKA JITUNYA KEPADA SAYA DAN ALHAMDULILLAH ITU BENER2 TERBUKTI TEMBUS..BAGI ANDA YG INGIN SEPERTI SAYA DAN YANG SANGAT MEMERLUKAN ANGKA RITUAL 2D 3D 4D YANG DIJAMIN 100% TEMBUS SILAHKAN HUBUNGI AKI NAWE DI 085-218-379-259 ATAU KLIK SITUS KAMI PESUGIHAN TAMPA TUMBAL NYATA

    BalasHapus